Menu Utama Hidup dan Semangkuk Es krim
29 Mar 2010 2 Comments
Menu Utama Hidup
Sarapan Pagi :
- semangkuk kantuk
- secangkir kepanikan
- ditambah vitamin sabar
Makan Siang :
- sepiring beban
- secangkir keluhan
- ditambah puding harapan baru
Makan Malam :
- setoples rasa lelah
- segelas hangatnya mimpi
Begitulah kiranya sang naga melewati hari-harinya. Sambil sesekali tersedak oleh kudapan kegemarannya sendiri. Memang menu utama hidup tak ubahnya sebuah lingkaran yang tak ada habisnya. Manusia terkadang jenuh dengan santapan hidup sehari-harinya yang disajikan oleh Koki yang tunggal. Kita hanya penyatap dan penikmat. Kita berhak meminta dan memesan tapi kita hanya mampu mengharap rasa yang disajikan itu begitu nikmat. Selain itu juga, terkadang menu yang Ia sajikan rasanya tak senikmat tampilannya yang menarik. Pedas, manis, pahit, asin, dan asam. Suatu kesatuan kompleks yang sulit dipisahkan. Dalam hidup juga ada cinta. Begitu manis, lezat dan beraneka rasa dan membeku seperti es krim. Salah satu kudapan kegemaran sang naga. Menikmati semangkuk es krim membuat ia merasa lebih nyaman. Melupakan sesuatu kejenuhan yang terus mengejarnya. Kebekuan cinta di dalam jiwa setiap insannya membuat hidup redup. Ketika beku itu menguap hilang itu menguasai. Setiap jiwa pernah mengalaminya. Namun, hidup terus mengalir. Begitu dinamis. Cinta itu akan selalu tumbuh dalam setiap jiwa yang kelaparan.

Apr 23, 2010 @ 07:06:55
dahaga akan cinta……….
Jun 06, 2010 @ 04:55:20
?????????????